i'm not a terrorist.

"we are stronger than our fears,
greater than our limits,
more than just a name"

-my name is khan-

Bintang Bollywood dengan kemasan Hollywood. Maksudnya, ngga pake joget ala India.

Terlepas dari beberapa detil kecil yang berlebihan dan sedikit mengganggu, film ini sangat sangat 'recommended'!!! Sutradara dan penulis ceritanya mampu menjadi koki handal, memasak beberapa bahan yang tidak biasa dijadikan satu. Dan jadinya, tidak hanya menghibur tapi juga menjadi santapan jiwa yang lezat!!

Mungkin banyak film bercerita tentang kejadian 9/11, keberagaman di Amerika, dan dampaknya pada warga imigran terutama kaum muslim setelah itu. Mungkin ada film yang bercerita tentang suatu fenomena psikologis bawaan (di film ini kasusnya salah satu bentuk autisme, sindrom asperger). Mungkin ada orang yang bercerita tentang identitas dan keimanan. Tapi tidak dalam satu film, seperti dalam "My Name Is Khan".

"My Name Is Khan" ini sangat menyentuh. Kita bisa merasakann perjuangan Rizwan Khan (Shah Rukh Khan) melawan ketakutannya. Ketakutannya  pada sentuhan, pada tatapan mata orang lain, pada orang baru, tidak membuat dia lemah melawan semua yang bertentangan dengan hati dan kebaikan. Keterbatasannya sebagai mengidap sindrom Asperger menjadi kelebihannya dalam memaknai hidup dan keyakinan atas agama Islam yang dianutnya.

Di tengah kebencian masyarakat Amerika yang  sangat sensitif pada kaum imigran Timur Tengah pasca kejadian 9/11, Rizwan bisa membuktikan bahwa ia lebih dari sebuah nama. Identitas yang melekat setia pada marga "Khan" dibelakang namanya, justru bisa membuktikan bahwa kebaikan dan ketulusan tidak pernah gagal membuktikan kuasanya, menembus batas kotak-kotak yang dibuat manusia.

Keteguhan hatinya untuk Mandira (Kajol) bisa menjadi bahan bakar yang mampu menggerakkan tidak hanya dirinya, tapi juga masyarakat Amerika untuk lebih mengenal nilai kemanusiaan dan menghargai perbedaan. 

Cinta dan ketulusan memang bisa menjadi senjata ampuh melawan penindasan kebenaran.
Cinta dan ketulusan bisa menjadi energi tak berbatas dalam sebuah keterbatasan.

Kebaikan yang melewati batas-batas kotak bernama agama. Air mata dan tawa saut menyaut sepanjang film. Dua jam setengah cerita yang tidak mengenal kata jenuh. Dan rasa mendalam yang masih terasa hingga lama setelah menonton.

Aku pinjam jempol dari semua yang menonton film ini, untuk Karan Johar sebagai sutradara, Shibani Bathija sebagai penulis, dan tentunya pasangan "Kuch Kuch Hota Hai", Shah Rukh Khan dan Kajol Devgan sebagai bintang India yang benar-benar terang.

Rating :
IMDb : 6,8/10 | Mbak Dan : 8/10

Komentar

  1. Selamat pagi menyambut hari.

    Sahruk Khan ama Kajol ga joged-joged. Asa lain film india eta mah...
    Tapi boljug nih untuk ditonton!!

    BalasHapus
  2. aguuungg...nonton dehhh.. baguusssss :p

    BalasHapus
  3. mbak..belum ada yang bs didonlot...jd hrs bersabar nih..;)

    BalasHapus
  4. waaddoooohhhh....
    saya tidak terlalu senang nonton film INDIA neehhh...
    tapi boleh lah...
    ntar di tonton...
    ^_*

    BalasHapus

Posting Komentar

tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..

Postingan Populer