hitungan.

kita mengenal angka di kala yang sama
lalu dia memanggil teman-temannya satu persatu
tambah kurang kali bagi hanya awal
hingga cacing-cacing diferensial yang rumit

ah, lupakan sejenak hitungan macam itu
hati berhitung dengan caranya sendiri
yang sederhana bisa jadi kusut
yang memusingkan bisa selesai dalam sekejap

tidak ada hitungan yang mutlak untuk hati
sama atau tidak sama menjadi relatif
mungkin satu sabit tak utuh milikku
sama dengan satu purnama penuh bagimu
meski puluhan tak sebanding dengan ratusan
dalam ruang waktu akan sama untuk kita

tapi, aku hanya ingin mengenal angka
dengan aljabar yang bersahaja
satu aku ditambah satu kamu
sama dengan satu kita

Komentar

Postingan Populer