ayat yang bisu.
gambar dari sini
ayatayat ini lahir dari istanamu
dari sepetak ruang terlupakan
yang terus mengingat sejarah
meski mencoba bisu dalam cerita lampau
lentera dan kandil yang dulu terang
hanya bercerita suram
kulit besi dan lemari yang dulu menyimpan gagah
hanya mendongeng rapuh
cermin dan jam kuno yang memberi bayang setiap detaknya
hanya bertutur tentang impian yang hampa
dua bocah bersayap, ikut bungkam
yang bergantung, yang menanggung antik guci
lantas akankah bahagia menjadi penutup kisah
jika kitabmu itu masih juga bisu?
.


dan seperti biasa...
BalasHapusaku ga ngerti.
hihihihihi
.yk.
ngga usah dimengerti mi..di'rasa' aja :)
BalasHapus