kekekalan energi.
tidak perlu menjadi ilmuwan untuk memahami hukum kekekalan energi. bahkan untuk siapa pun yang membenci fisika. "ada yang dipanen dari setiap benih yang tertanam." ada upah untuk setiap titik daya yang terpancar dari sebuah kejujuran yang tulus.
ada yang kekal. dalam panas yang menjalar. dalam setiap hitungan kandela. ada yang kekal dalam perjalanan gelombang. kadang kembali melalui satu dongeng yang menjadi nyata.
mungkin kamu belum bisa menggenapi hukum itu sekarang. tetapi aku merasakan setiap daya darimu. kamu mencicilnya satu demi satu. mulai dari satuan atom hingga tak berhingga yang memenuhi ruang semesta. dan aku mencandu. menjadikan candumu benih baru yang akan mengembang. menjadi hijau daun, merah kelopak.
dan Tuhan, terima kasih, telah kaujadikan hukum itu tidak mengenal ruang. dalam semua bentuk. waktu yang panjang, bentang yang lebar, juga asa yang tinggi.
ada yang kekal. dalam panas yang menjalar. dalam setiap hitungan kandela. ada yang kekal dalam perjalanan gelombang. kadang kembali melalui satu dongeng yang menjadi nyata.
mungkin kamu belum bisa menggenapi hukum itu sekarang. tetapi aku merasakan setiap daya darimu. kamu mencicilnya satu demi satu. mulai dari satuan atom hingga tak berhingga yang memenuhi ruang semesta. dan aku mencandu. menjadikan candumu benih baru yang akan mengembang. menjadi hijau daun, merah kelopak.
dan Tuhan, terima kasih, telah kaujadikan hukum itu tidak mengenal ruang. dalam semua bentuk. waktu yang panjang, bentang yang lebar, juga asa yang tinggi.
.

Komentar
Posting Komentar
tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..