menunggu ego.

bila egomu menyuruhku menunggu, kuminta semua orang mencuri waktuku. seperti bentang tanpa jarak. dan rentang tanpa detak jam.

bila egomu menyuruhku menunggu, kuambil satu kakimu dan satu sayapmu. hingga aku terbebas dari perjalanan satu tapak. terlepas dari terbang satu sayap.

bila egomu menyuruhku menunggu, kujelma diriku menjadi arlojimu. kugenggam erat pergelangan tanganmu, menemani setiap detik alirmu menuju kalbuku.

bila egomu menyuruhku menunggu, kupecah diriku menjadi dua bola matamu. biar kurekam semua yang kaulihat. bersama mereka aku ikut turun ke hati.

bila egomu menyuruhku menunggu, kutenggak obat tidur. kubuat tetes air matamu penawarnya, membangunkan lelap panjang. dan senyummu jadi mimpiku.

bila egomu menyuruhku menunggu, kusalin wajahmu, kutulis pada kelopakku. biar hanya wajahmu yang terlihat ketika mata ini memejam.

bila egomu menyuruhku menunggu, kutampung setiap tetes air mataku. kukirimkan pada awan supaya merintik padamu. alirnya pada kulitmu menemani kesendirianmu.


.

Komentar

Posting Komentar

tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..

Postingan Populer