#13 | mencari pekerjaan.
"Dan, lu punya temen ngga yang bla bla bla.. Gw perlu nih.."
"Buat apa?"
"Ini, gw ada kerjaan yang bla bla bla, tapi susah nyari orang yang bisa ngerjain bagian ini"
"Hmm.. nanti coba gw inget-inget lagi, ya. Kalau udah ada aku kabari"
"Kabari gw ya kalau udah nemu."
Sering banget saya dikontak dengan pembicaraan seperti itu. Macam makelar pekerjaan saja.
Saya jadi berpikir, mana sih yang susah dicari? Pekerjaan atau pekerja?
Kemarin saya ngobrol dengan teman saya tentang hal ini. Sebenarnya banyak sekali ceruk-ceruk pekerjaan, tapi kadang orang yang memenuhi ceruk yang diinginkan tidak ada.
Orang yang diperlukan seringkali bukan yang kebutuhannya standar tinggi. Bukan. Tapi yang punya keterampilan atau kemampuan dan punya minat yang spesifik.
Mau ngga mau kalau sudah seperti ini saya akan mengingat teman-teman saya yang "bold". Jelas minatnya, jelas keinginannya. Orang-orang berkarakter yang punya "branding" kuat. Orang yang sudah tahu apa yang dia mau.
Saya jadi ingat buku "Brain Tatoos" yang dipinjamkan teman. Kenapa "brain tatoo"? Orang yang jelas keinginan dan minatnya, punya kemampuan membuat "tato" di kotak ingatan orang-orang di sekelilingnya. Otomatis kalau ada kesempatan baik, orang-orang tersebutlah yang paling cepat di"recall".
Eh, tapi jangan sampai salah branding, ya.. Kalau salah, hal-hal buruk tentang kita yang jadi tato di kepala-kepala orang, hehe..
Jadi, tato apa yang saya cap di kepala teman-teman?
"Buat apa?"
"Ini, gw ada kerjaan yang bla bla bla, tapi susah nyari orang yang bisa ngerjain bagian ini"
"Hmm.. nanti coba gw inget-inget lagi, ya. Kalau udah ada aku kabari"
"Kabari gw ya kalau udah nemu."
Sering banget saya dikontak dengan pembicaraan seperti itu. Macam makelar pekerjaan saja.
Saya jadi berpikir, mana sih yang susah dicari? Pekerjaan atau pekerja?
Kemarin saya ngobrol dengan teman saya tentang hal ini. Sebenarnya banyak sekali ceruk-ceruk pekerjaan, tapi kadang orang yang memenuhi ceruk yang diinginkan tidak ada.
Orang yang diperlukan seringkali bukan yang kebutuhannya standar tinggi. Bukan. Tapi yang punya keterampilan atau kemampuan dan punya minat yang spesifik.
Mau ngga mau kalau sudah seperti ini saya akan mengingat teman-teman saya yang "bold". Jelas minatnya, jelas keinginannya. Orang-orang berkarakter yang punya "branding" kuat. Orang yang sudah tahu apa yang dia mau.
Saya jadi ingat buku "Brain Tatoos" yang dipinjamkan teman. Kenapa "brain tatoo"? Orang yang jelas keinginan dan minatnya, punya kemampuan membuat "tato" di kotak ingatan orang-orang di sekelilingnya. Otomatis kalau ada kesempatan baik, orang-orang tersebutlah yang paling cepat di"recall".
Eh, tapi jangan sampai salah branding, ya.. Kalau salah, hal-hal buruk tentang kita yang jadi tato di kepala-kepala orang, hehe..
Jadi, tato apa yang saya cap di kepala teman-teman?

Buat kasus ulu mah susah nyari pekerja, mba. Menarik tentang brain tatoonya, mba dan. ulu jadi mikir 'tato' ulu apaan ya :)) kalo mba dan mah ceuk ulu pendidikan sama jago masak :D
BalasHapus