balon udara.
gambar dari sini
satu. cukup satu saja balon udara.
untukku, untukmu.
untuk kita.
kuberikan airku untuk kaupanaskan dengan apimu. lalu berhamburlah uap-uap itu memenuhi bola polyester besar. mereka rela berdesak-desakkan, hingga mendorongnya naik. demi kita. sebelum berangkat, marilah berterima kasih kepada montgolfier bersaudara yang melahirkannya.
mimpiku dan mimpimu sama. terbang.
hore!! tanpa sayap kita terbang.
lalu tampaklah puncak-puncak gunung dan pepohonan yang tegak berdiri di atasnya. hei, awan-awan berarak melambai. putih bergumpal seperti arumanis di taman ria. mari kita lambaikan kembali tangan kita! kemudian, dengan manja angin menggandeng kita menengok hamparan samudra. biru. lalu lalang burung menghampiri seraya menyapa kita. kita balas sapaan hanya dengan senyum bahagia. cukup. matahari turut menyapa dengan sinarnya. kuning. apalagi yang kita tunggu ketika semua sudah berkumpul. air dan api. biru dan kuning.
dan untuk kebahagiaan ini, tak perlu kita ke perancis, tanah kelahirannya. cukuplah mimpi yang datang menjenguk bersama bintang, menggenapi ruang dan waktu.
bagaimana, kita siap terbang malam ini?


ayooo menjelajaaah \^^/
BalasHapusmbakdaaaaannnn.... sukasukasukaaaaaa :)
BalasHapus@kembangbakung : ayoooo!!
BalasHapus@astri : makasihhhh :p
ikuuuuuuuuuuuuuttttttttttttttttt....... tampak menyenangkan membayangkan itu terjadi mbak. yes, i'm ready to fly... tidak hanya malam ini, tapi malam malam berikutnya.. hari-hari berikutnya pun aku siap.. ya, kita terbang,, tanpa sayapp :)
BalasHapus