embun.

/1./
titik air menggantung di pagi hari
seperti tetes yang menggantung di sudut mata
meski pendek usia, ia adalah tanda kehidupan

/2./
ia ada karena malam yang menjenguk
terabaikan oleh pagi yang sibuk
tak dikenalnya terik siang dan temaram senja

/3./
ia beribu Kuning mentari pagi
berbapak Biru yang terselaput dingin
atas bahagia atau sedih, siapa yang tahu
sebentar lagi dijadikannya uap oleh ibu yang melahirkannya

/4./
ada yang tak pernah berhenti bertanya
mengapa dan untuk siapa embun lahir
jawabnya, ia lahir dari dan untuk sebuah ketulusan

/5./
untukmu aku menjawab,
ia lahir untuk mengingatkanku kamu ada, hidup ada
atas bahagia dan sedih, yang silih berganti tergantung

Komentar

Postingan Populer