puisi jam delapan


gambar dari sini

ada harum kafein.. bangun! bangun!

perlahanlahan serabut saraf itu membuka matanya
ternyata, raga yang sudah berjalan berkilokilo jauhnya
belum berhasil membangunkan sadar

wangi kopi yang menggelitik, mengajak bermain
habis sudah waktu kencanku dengan mimpi
jangan lupa dengan janji kita tadi
kita jumpa lagi di penghujung kantuk
malam nanti

Komentar

Postingan Populer