[04.03.10] doa malam ini.
Apakah belum cukup usiamu untuk membuang pahit hati masa lalu yang mengerdilkan hati?
Entah kapan ego itu masih menyimpan sampah-sampah itu hingga menumpuk dan menyesakkan hati. Entah siapa lagi yang akan kaupersalahkan. Entah apa lagi yang akan mengusik kembali kepedihan lama yang masih membusuk.
Memang orang bilang usia bertumpuk hingga tinggi tidak pula mengutuhkan bijak.
Dan aku di sini hanya berusaha melapangkan hati seluas-luasnya. Atas yang kauperbuat padaku. Atas ego dan sampah hati yang masih juga belum terbuang, dan busuknya tercium jiwa-jiwa yang kauturunkan.
Mungkin hanya satu yang menjadi harap. Semoga jiwa-jiwa itu tidak menyalin egomu.
Entah kapan ego itu masih menyimpan sampah-sampah itu hingga menumpuk dan menyesakkan hati. Entah siapa lagi yang akan kaupersalahkan. Entah apa lagi yang akan mengusik kembali kepedihan lama yang masih membusuk.
Memang orang bilang usia bertumpuk hingga tinggi tidak pula mengutuhkan bijak.
Dan aku di sini hanya berusaha melapangkan hati seluas-luasnya. Atas yang kauperbuat padaku. Atas ego dan sampah hati yang masih juga belum terbuang, dan busuknya tercium jiwa-jiwa yang kauturunkan.
Mungkin hanya satu yang menjadi harap. Semoga jiwa-jiwa itu tidak menyalin egomu.

Komentar
Posting Komentar
tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..