menderas.
awanawan berteriak melalui jutaan bulir air yang menderas
tiap bulirnya berpeluk pada temannya rapatrapat
meluncur turun lalu mendarat pada atap yang keras
merayap pada dinding berlindung dari sambaran kilat
tualang bulir menyusuri lekuk hulu hingga samudra
mengikuti putaran waktu ia mengalir dan berlabuh
lintasi jarak lalui musim di bawah ribuan candra
tak habis lelah ia menari sampai langit meneteskan peluh
tiap bulirnya berpeluk pada temannya rapatrapat
meluncur turun lalu mendarat pada atap yang keras
merayap pada dinding berlindung dari sambaran kilat
tualang bulir menyusuri lekuk hulu hingga samudra
mengikuti putaran waktu ia mengalir dan berlabuh
lintasi jarak lalui musim di bawah ribuan candra
tak habis lelah ia menari sampai langit meneteskan peluh

Komentar
Posting Komentar
tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..