[#11/37]
Kalau ditanya ingin menulis seperti apa dan siapa, aku tahu..
Untuk puisi, aku hanya ingin menulis seperti bagaimana rasaku merasa. Bagaimana pikirku berpikir. Dan membangun sebuah jembatan indah dan kokoh di antaranya.
Untuk berbagi banyak hal yang menarik di sekitar, aku ingin tulisanku seperti tulisan-tulisan Paklik Coelho pada buku kesukaanku, "Like the Flowing River". Ia dapat memaknai hal-hal kecil di sekitarnya. Dalam meski sederhana. Kaya rasa meski tulisannya bersahaja. Ringkas juga 'tajam'.
Kalau menurutku 'tulisan adalah hasil cetak pola pikir kita', maka dengan begitu aku harus mulai memaknai hal-hal kecil di sekitarku dengan sederhana. Penuhi setiap waktunya dengan 'rasa'.
Sudahkah?
Wah, perjalanan masih jauh, apalagi untuk bisa menulis seperti beliau.
Yang jelas, pada semua tulisanku, aku berusaha untuk menaruh kejujuranku di sana.
Untuk puisi, aku hanya ingin menulis seperti bagaimana rasaku merasa. Bagaimana pikirku berpikir. Dan membangun sebuah jembatan indah dan kokoh di antaranya.
Untuk berbagi banyak hal yang menarik di sekitar, aku ingin tulisanku seperti tulisan-tulisan Paklik Coelho pada buku kesukaanku, "Like the Flowing River". Ia dapat memaknai hal-hal kecil di sekitarnya. Dalam meski sederhana. Kaya rasa meski tulisannya bersahaja. Ringkas juga 'tajam'.
Kalau menurutku 'tulisan adalah hasil cetak pola pikir kita', maka dengan begitu aku harus mulai memaknai hal-hal kecil di sekitarku dengan sederhana. Penuhi setiap waktunya dengan 'rasa'.
Sudahkah?
Wah, perjalanan masih jauh, apalagi untuk bisa menulis seperti beliau.
Yang jelas, pada semua tulisanku, aku berusaha untuk menaruh kejujuranku di sana.

Komentar
Posting Komentar
tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..