menunggu di simpang ufuk.
melepas lapis
hilang dalam labirin
bertemu buntu
mencari mimpi
bayang dalam imaji
rasa menyata
menegak rindu
cantik bayangan senja
menjejak ufuk
.
menarik satu demi satu apa yang terjebak dalam nalar. sesaat berhenti terpojok, lalu mundur dan berbelok. mencari yang tergambar dalam bayang.
mencari itu menggunakan hati. dengan jiwa. barulah genap.
semu jingga di sore telah menampakkan wajahnya. elok dengan sapuan tipis berkas matahari. dan kemudian bertanya dirimu, adakah yang lebih indah dari sebuah perjalanan pulang matahari?
sekilas senyum menjawab, 'kutunggu kau di ujung cakrawala fajar nanti.'
hilang dalam labirin
bertemu buntu
mencari mimpi
bayang dalam imaji
rasa menyata
menegak rindu
cantik bayangan senja
menjejak ufuk
.
menarik satu demi satu apa yang terjebak dalam nalar. sesaat berhenti terpojok, lalu mundur dan berbelok. mencari yang tergambar dalam bayang.
mencari itu menggunakan hati. dengan jiwa. barulah genap.
semu jingga di sore telah menampakkan wajahnya. elok dengan sapuan tipis berkas matahari. dan kemudian bertanya dirimu, adakah yang lebih indah dari sebuah perjalanan pulang matahari?
sekilas senyum menjawab, 'kutunggu kau di ujung cakrawala fajar nanti.'

'... adakah yang lebih indah dari sebuah perjalanan pulang matahari?'
BalasHapusLike this!