surat untuk terik.
kepada: terik
di ujung tegak cakrawala
terik, berikan sedikit saja tajammu, lelehkan seorang pangeran, penguasa kristal es dari langit utara. biar tak mati membeku ia dalam sarangnya. dalam guanya. larutkan ia, melebur dalam sebentuk tenang pada heningnya samudra, meliuk ia dalam sebentuk arus pada liarnya sungai,
terik, uapkan kristal mimpinya hingga menembus batas. kemudian gantungkan ia pada gelayut mega. mengelabu dalam mendung. setelah itu, biarkan tetesnya mengguyur sekujur sadarku. kemudian, bolehkah aku minta dirimu bersanding dengan tetes mimpinya menjadi lengkung senyum bianglala dalam hariku?
kebaikanmu menemaninya melewati setiap nafasnya. keanggunanmu memanggil senja pada titik terindah hari, menjadikannya payung lembayung untuk aku dan dia. ah, saat itu kau akan bersembunyi malumalu dalam bayang bumi. sibuk memoles pipi manis rembulan malam nanti.
sst, aku titip pesan untuk rembulan ya.. berikan terang dalam bulatnya untuk sang pangeran, mengiringi lelapnya. tiupkan bayangku pada mimpinya, hingga tersenyum ia dalam nyenyak.
salam,
tetes mimpi yang berharap melebur bersama mimpi pangeran
lalu menyesak di langit
di ujung tegak cakrawala
terik, berikan sedikit saja tajammu, lelehkan seorang pangeran, penguasa kristal es dari langit utara. biar tak mati membeku ia dalam sarangnya. dalam guanya. larutkan ia, melebur dalam sebentuk tenang pada heningnya samudra, meliuk ia dalam sebentuk arus pada liarnya sungai,
terik, uapkan kristal mimpinya hingga menembus batas. kemudian gantungkan ia pada gelayut mega. mengelabu dalam mendung. setelah itu, biarkan tetesnya mengguyur sekujur sadarku. kemudian, bolehkah aku minta dirimu bersanding dengan tetes mimpinya menjadi lengkung senyum bianglala dalam hariku?
kebaikanmu menemaninya melewati setiap nafasnya. keanggunanmu memanggil senja pada titik terindah hari, menjadikannya payung lembayung untuk aku dan dia. ah, saat itu kau akan bersembunyi malumalu dalam bayang bumi. sibuk memoles pipi manis rembulan malam nanti.
sst, aku titip pesan untuk rembulan ya.. berikan terang dalam bulatnya untuk sang pangeran, mengiringi lelapnya. tiupkan bayangku pada mimpinya, hingga tersenyum ia dalam nyenyak.
salam,
tetes mimpi yang berharap melebur bersama mimpi pangeran
lalu menyesak di langit

Komentar
Posting Komentar
tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..