perahuku sampai.

pada bandarmu perahuku sampai
menaut jangkar di bayang tenggelam senja

pada perahu itu hatiku terbawa
hanya setengah utuh, berangkat ia

bukan untuk menjemput setengah yang hilang
tapi untuk turun dan melebur bersama

nanti di senja yang lain perahu kita berlayar
dengan perjalanan baru

guratan tajam pada perahu
tumpahan tinta pada lautnya

ah, siapa peduli dengan senja
malam, siang, tak mengapa, pagi pun jadi

Komentar

Postingan Populer