[tanpa judul] #3

selalu ada cabang yang menjalar pada garis tangan. seperti juga pada jutaan syaraf yang beranak pinak dari pusat nalar hingga tepian tubuh. tapi mengapa semesta tidak memberi cabang pada hati ini? hingga kaku terpaku pada satu penjelajah langit. ya, aku cemburu pada langit utara. yang kaudekati dengan keteguhan.

dan malam tadi dunia ikut menangis bersama hatiku lewat basah hujan yang menderas. sejadijadinya. menghanyutkan rasa hingga bermuara pada rahasia samudera tak berbatas. larut bersama jutaan ombak yang menghempas. tidak lelah mereka menyapu pasir pantai, seperti detik yang pasrah mengikuti ketetapan.

..lalu biarlah misteri mengungkap dirinya sendiri, tanpa titik yang pasti.

Komentar

Postingan Populer