negeri itu. #1
negeri itu adalah sebentuk langit. yang menjadi wajah untuk seulas senyum saat bulan tersipu, saat gemintang berkedip menggoda. dalam kedip itu, aku terlena. pada lukaku, pada waktu yang mengusang, pada jarak yang semakin memusuhi.
lalu aku yang tinggal di dalamnya, menutup selimut rapat eraterat. orang melihatku bahagia. tapi, apakah hanya selimut, ataukah serupa dengan tirai lejas yang memperlihatkan aku. memperlihatkan hatiku yang telanjang, apa adanya. lalu pada sebentuk langit yang sama aku mengenal berkas kuning memancar, seperti mimpi yang menjadi wujud.
lalu aku yang tinggal di dalamnya, menutup selimut rapat eraterat. orang melihatku bahagia. tapi, apakah hanya selimut, ataukah serupa dengan tirai lejas yang memperlihatkan aku. memperlihatkan hatiku yang telanjang, apa adanya. lalu pada sebentuk langit yang sama aku mengenal berkas kuning memancar, seperti mimpi yang menjadi wujud.
dan padanya aku terjerat.
menatap silau teduhmu.

Komentar
Posting Komentar
tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..