demi oppa. demi dongsaeng.
"Seriusan, Dan.. Lo suka nonton drama korea?"
Hahaha.. ternyata banyak yang ngga percaya aku bisa keranjingan drama korea seperti murid-muridku. Aku bukannya ngga suka, tapi sekalinya nonton takut ngga bisa berhenti.
Sebenarnya aku sudah lama suka serial drama oriental (Jepang, Korea, Taiwan) ini. Mulai dari dorama Tokyo Love Story.. eh, bukan.. Oshin dan Rin waktu SD dulu! Lalu ada masa-masanya keranjingan lagi waktu salah satu stasiun kembali menayangkan drama-drama seri ini.
Setelah CD dan DVD mulai marak, sempat tergila-gila dengan drama Meteor Garden 1 dan 2, lalu lanjut nonton Love Storm. Setelah itu berhenti. Lagian waktu itu kita belum bisa nonton drama streaming. Waktu aku undur dari salah satu radio, seorang teman ngasih hadiah satu seri Nodame Cantabile, serial Jepang tentang pianis yang diadaptasi dari komik dan animasi yang sama. Itu sekitar 9 tahun yang lalu.
Sudah beberapa bulan belakangan, aku mulai keranjingan drama seri. Dan kali ini aku diracunin kakak, adik, dan teman-teman saya nonton drama Korea yang sudah duluan nonton. Standar lah, dimulai dari Descendants of The Sun yang katanya seru banget. Lumayan lah, habis dalam dua setengah hari disambi beberes karena mau Lebaran. Setelah itu, langsung disodorin serial berikutnya Oh, My Venus. "Mbakdan pasti suka deh.." Sukses membuat aku kepincut berat sama oppa (baca: mas-mas dalam bahasa Korea) So Ji Sub, si PT "lempeng" tapi so sweet. Karena temanya ada bau olahraganya, kadang nontonnya sambil stretching. Song Joong Ki? Lewaaat. Setelah itu cari-cari dan nanya-nanya lagi drama apa yang bagus. Saking keranjingan dan mumpung libur, sampai buat "drama tracker" di agenda supaya ngga lupa nontonnya sudah sampai mana. Maklum, kadang sekali nonton dua serial dilalap.
Setelah dua seri tadi, yang dilalap Beautiful Gong Shim, Beautiful Mind, I Need Romance 3, Discovery of Romance, The Heirs, Cain & Abel, dan Doctors. Dua yang terakhir rencananya pengen nonton ulang lagi. Yang masih gantung belum selesai juga ada: Madame Antoine sama School 2013 (karena ada Kim Woo Biiin!). Cepet amat, Dan, nontonnya? Psstt.. bagian yang ngga rame aku cepetin.. Hihihi..
Setelah move on dari oppa So Ji Sub setelah berbulan-bulan, sekarang sukanya sama dongsaeng (alias bronis, brondong manis) Sung Joon dan Kim Woo Bin. Dongsaeng-dongsaeng itu bisa mematahkan asumsi awal bahwa aktor Korea itu ganteng dan kerennya setelah umur 35. Di bawah 30 tahun terlalu unyu karena banyak perawatan wajah ini itu. Efek drama korea berikutnya adalah bikin meme dan wallpaper mas-mas Korea, hahaha. Hiburan banget kalau lagi suntuk, bahkan kadang-kadang ada aja yang minta bikinin. Apalagi stok foto gampang. Follow IG-nya, dapet deh asupan setiap hari. Screenshot gampang, tinggal usap pake tiga jari. Efek lainnya, bikin grup WA khusus untuk melokalisir chat-chat yang ngomongin drama-drama korea. Daripada kebanyakan chat sana sini, atau ganggu grup yang udah ada karena bikin roaming orang yang ngga nonton, sekalian aja disatuin. Sekalian biar pada punya kenalan baru. Nih, foto profil grupnya.. Kece-kece, kaaan?
Sekarang nonton drama korea jadi semacam terapi untuk "menenangkan pikiran" sebelum tidur. Kalau sebelumnya habis kerja jadi susah tidur karena isi kepala masih loncat-loncat, sekarang disempatkan nonton satu seri -errr.. kadang jadi dua seri kalau masih sempat- sebelum tidur supaya pikiran "ngga pecicilan" dan lebih gampang dibawa tidur. Biar ngga kebanyakan mikir, hehe.. Manjur.. Lebih gampang tidur, dan syukur-syukur disambangin salah satu oppa di mimpi. Ehm..
Eh, tapiii.. nonton drama korea ada yang bikin sebel. Sebelnya, tambah dongkol sama si jerawat bandel karena ngiri sama wajah-wajah mulus artis Korea. Ngga tua ngga muda, ngga cowo ngga cewe, semua kinclong.. Walaupun udah diingetin mereka juga mahal buat perawatan muka, dan sekarang aku lagi setengah mati berusaha untuk ngga ke dokter karena bakal dikasih krim-krim kimiawi, tetep aja akhirnya dongkol. Hahaha..
Eh, biar dongkol, tetep dong pengen nontonin oppa-dongsaeng ganteng.. Yuk ah..


Hihi.. akhirnya cerita juga.. sisi lain mba Dan ya ��
BalasHapusHehee.. satu dari sekian sisi ya, Kak Ine :)
Hapus