[catatan diri] ESD dan dunia baru!

Sejak 2010 lalu, saya memang memutuskan untuk terjun di dunia pendidikan, dunia yang paling kencang membuat kegelisahan hati *halah*. Banyak hal yang membuat saya berkesimpulan, untuk membuat perubahan, mulailah dari pendidikan. Masuk dunia ini adalah salah satu resolusi saya untuk menyalurkan energi negatif (baca: ngomel-ngomel) melihat kondisi sekitar yang kadang bikin gemas, dan mengubahnya menjadi bentuk kontribusi kecil untuk kebaikan.

Semoga.

Kontribusi seseorang dalam bidang pendidikan, menurut saya tergantung pada filosofi pendidikan masing-masing. Filosofi pendidikan tersebut berkaitan erat dengan cara ia dibesarkan, lingkungan tempat ia berkembang, dan banyak hal lain yang mempengaruhi hidup seseorang, termasuk keinginan saya untuk mempelajari ESD ini.

Saat saya diperkenalkan seorang sahabat saya tentang ESD, saya langsung klik, karena inilah filosofi pendidikan yang paling membuat saya benar-benar ingin terjun ke dunia pendidikan, dan sangat membuat saya penasaran. Beberapa bulan belakangan, alhamdulillah saya bisa ikut belajar dan berkontribusi dalam pelatihan pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan (education for sustainable development/ESD).

Berawal dari penasaran bentuk pelatihan ESD untuk guru-guru yang dikerjakan Ibu Aulia Wijiasih, saya memberanikan diri untuk ikut mengamati kegiatannya. Diawali dari kota Sampit, saya mulai ikut ambil sebagian kecil pelatihan ESD yang dihadiri guru-guru SD sampai SMA. Saya senang! Inilah yang saya cari. Rencana (setengah matang) untuk sekolah manajemen pendidikan atau kurikulum saya simpan dulu. Saya menghanyutkan diri dulu mempelajari bagaimana menerapkan konsep ESD dalam kurikulum Indonesia ini. Saya ingin sekali guru-guru dan sekolah-sekolah di Indonesia bisa menerapkan ESD untuk Indonesia yang lebih baik.  Mudah-mudahan langkah awal ini bisa menjadi pembuka jalan untuk lebih mendalami ESD dan menerapkannya untuk kemajuan pendidikan di Indonesia.

Insya Allah. Doakan saya ya, teman-teman!

...

Komentar

  1. amin!
    tapi bu guru nggak boleh malas..!!
    :P

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. hehehe.. terima kasih, bu titi :) semangat juga ya, bu!

      Hapus

Posting Komentar

tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..

Postingan Populer