air tujuh mata.

:: adinda arianti dan fajar dwisatyo


ini adalah sebuah kisah
tentang air dari tujuh mata yang mengalir
lalu terperangkap sebagian dari mereka pada botolbotol kaca
yang kemudian kepada mereka dilantunkan doadoa
dipertemukan mereka dengan mawar dan melati yang harum wanginya
     sebelum disiramkan kepada setengah jantung berona bahagia
tidak, tidak semuanya
sebagian dari kumpulan tersebut diberikan kepada setengah jantung lain

ini adalah sebuah kisah
betapa aku ingin menjadi satu dari ribuan tetes air itu
mendengarkan setiap celoteh mereka tentang alir
awan dan hujan, sungai dan samudra
tentang hewan dan tumbuhan yang mereka jumpai
manusia yang bercermin pada genangnya
juga purnanya sebuah lingkaran kehidupan
menjadi tetes adalah bersinar oleh doadoa, menghirup wangi kembang
turun mulai dari rerambut mempelai dan mengecup setiap kebahagiaan yang ada
setelah selesai, kembali pulang pada mata air melalui kelok parit dan sungai

ini adalah sebuah kisah
tentang pembersihan diri dan hati
dari satu penggal hidup kepada yang lain
tentang harap yang kian merunduk seperti padi, menguat seperti umbi,
     mengharum seperti kembang,
juga pertemuan dua tetes dari ribuan jumlah untuk meluruh bahagia


happy wedding dear :) semoga jadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah, membawa berkah
berharap pernikahanmu seharum kembang siraman :)

Komentar

  1. "tentang harap yang kian merunduk seperti padi, menguat seperti umbi, mengharum seperti kembang"
    ...
    waktumu akan tiba, sebentar lagi saja :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. amiiin :) terima kasih mbak! waktumu juga :)

      Hapus

Posting Komentar

tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..

Postingan Populer