kesal, bukan sesal.


apakah sebuah rasa harus selalu terabadikan?

hanya beberapa deret tulisan dititipkan pada nol dan satu
yang berbicara banyak tentang misteri yang bersembunyi di balik waktu

tekateki terpecahkan, lalu apa?

hanya bercerita tentang sebuah ruang yang dulu sesak oleh harap
tentang campuraduk rasa yang tak terucap kemudian membusuk
permintaan yang terlambat

rahasia terbongkar, kemudian apa?

ketetapan tidak untuk dibenci dan disesalkan
hanya amarah yang berteriak
kaubiarkan kebingungan ini menjalar
menyalahkan dirinya sendiri

Komentar

Postingan Populer