bagaimana jika..
rupanya sebelum tidur tadi malam kamu ingin mengirimkan pesan. beberapa saat setelahnya kauurungkan niat itu.
tapi..ups! sudah ada pemberitahuan. terlambat membatalkan, aku sudah mendengar ketukanmu di pintuku walau setelah itu kaulari, entah mengapa. baiklah, kita bermain-main dengan kemungkinan itu. hanya untuk malam ini.
'bagaimana jika pesan yang tak jadi kausampaikan tadi kauganti dengan singgah dalam mimpiku nanti malam?'
'bagaimana jika hujan yang turun beberapa saat lalu adalah limpahan pengganti pesan yang batal kausampaikan?'
'bagaimana jika kau urung mengirim pesan, karena kau akan menggantinya dengan yang lebih manis?'
'bagaimana jika kautarik lagi pesan tadi malam karena ingin kauberi teka teki lebih asyik?'
dan permainan 'bagaimana jika' ini akan sama asyiknya, seperti juni yang asyik bermain hujan di senja hari. ah..mungkin akan kutulis sederet panjang 'bagaimana jika' hingga terlelap, panjangnya bisa menjadi alas mimpiku nanti.
tapi..ups! sudah ada pemberitahuan. terlambat membatalkan, aku sudah mendengar ketukanmu di pintuku walau setelah itu kaulari, entah mengapa. baiklah, kita bermain-main dengan kemungkinan itu. hanya untuk malam ini.
'bagaimana jika pesan yang tak jadi kausampaikan tadi kauganti dengan singgah dalam mimpiku nanti malam?'
'bagaimana jika hujan yang turun beberapa saat lalu adalah limpahan pengganti pesan yang batal kausampaikan?'
'bagaimana jika kau urung mengirim pesan, karena kau akan menggantinya dengan yang lebih manis?'
'bagaimana jika kautarik lagi pesan tadi malam karena ingin kauberi teka teki lebih asyik?'
dan permainan 'bagaimana jika' ini akan sama asyiknya, seperti juni yang asyik bermain hujan di senja hari. ah..mungkin akan kutulis sederet panjang 'bagaimana jika' hingga terlelap, panjangnya bisa menjadi alas mimpiku nanti.

bagaimana jika pesan itu adalah,
BalasHapustunggu aku suatu saat nanti di titik temu kedewasaan dan kesempatan.
*hihihi.. ;))
bisa jadi :p why not?!
BalasHapus