pertemuan dua musim.

dalam ruang kala, semua saling mengulur
musim dingin mengulur senyapnya
mengibarkan bendera putih lewat saljunya yang kaku
musim semi mengulur sapaan cerianya
berharap bisa meleburkan kristal kebekuan

dalam ruang jarak, semua saling mengulur
burung yang mengulur sayapnya untuk terus menggantung langitikan yang mengulur sirip untuk terus bertahan dalam arus
dan kini, ingin kuulur musim semi lalu 
hingga warna warninya kuat terjejak dalam rasa 
     tak kenal umur

cakrawala adalah titik perjumpaan
perjuangan berganti rupa, petualangan berganti jejak
titik yang belum tergapai senyap,
     belum juga seceria musim penuh warna
sayapnya belum purna mengepak
sirip belumlah menyentuh ujungnya

rupa bisa sama, hanya berbeda musim dalam darah
dan ketika dua musim telah bertemu pada titik cakrawala
adakah ruang kala dan jarak digenggam tangan yang sama?
 

hanya Langit yang dapat melihat

Komentar

Postingan Populer