lega.
akhirnya..
tibalah diriku di sebuah persimpangan itu
dimana aku tidak perlu berlari mengejar
atau berlambat-lambat menunda
karena waktu juga hati
memang paling tahu
dan akan selalu tahu
momen terbaik
berjalanlah biasa,
tergesa atau berlambatlambat
bukan itu yang penting
asalkan berjalan dengan keyakinan
ikuti iramanya
samakan langkahnya
ketika penghujung nampak dalam pandangan
ketika cabang itu berada di telapak kaki
beban hilang, resah lenyap
lega rasanya
menghela nafas sejenak
nikmati dulu satu demi satu rasa yang ada
kumpulkan energi baru untuk berjalan
titian baru untuk persimpangan berikutnya
..dan
cerita barupun dimulai

Komentar
Posting Komentar
tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..