[catatan] diskusi bersama pak anies (2)
"Jangan hanya menghitung kekayaan negara dari sumber daya alamnya saja,
tetapi ingat pula sumber daya manusianya dan pendidikan yang membuatnya 'utuh'.
Dan dengan begitu, Indonesia sangatlah kaya!"
...
Banyak sekali yang dibagi Pak Anies ketika singgah untuk ngabuburit sambil berbincang tentang pendidikan di Rumah Belajar Semi Palar. Sayangnya, tidak semua bisa aku simak dengan khusyuk karena harus ke sana ke mari menyiapkan konsumsi berbuka. Tak apa, walaupun hanya sedikit, tapi aku coba bagi apa yang aku dapat kemarin di sini.
Saat bincang-bincang kemarin ada satu klip yang ditayangkan Pak Anies: 21st Century Educational Reality. Dalam klip tersebut ada hal yang menarik.
Mendidik anak yang akan menjadi pemimpin di era digital (baca: abad ke-21) tidak dapat dilakukan dengan sistem pendidikan 'konvensional' yang awalnya dikembangkan pada era revolusi industri. Dari sekian banyak hal yang dipelajari, ada hal-hal yang dapat diukur seperti materi akademis melalui nilai test: matematika, sains, dll. Tetapi jangan lupa, ada pula kecerdasan yang tidak dapat kita ukur, dan menjadi bagian penting untuk menjadikan anak-anak dapat berkembang dan maju sesuai dengan zamannya:
Kreativitas. Mengembangkan imajinasinya untuk membuat ide-ide baru yang orisinal.
Keingintahuan. Mengembangkan kemampuan untuk terus menggali dan mempelajari sesuatu yang baru.
Rasa petualangan (sense of adventure). Dalam keseharian rasa antusias menjadi satu energi tersendiri untuk membuat diri kita terus maju ketika melalui suatu pengalaman tertentu. Tidak hanya untuk pengalaman yang disukai, tetapi tentunya rasa petualangan itu juga diperlukan untuk pengalaman yang kurang disukai karena menyadari bahwa pengalaman akan memberikan banyak pelajaran.
Ambisi. Keinginan keras untuk mencapai sesuatu (harapan, cita-cita). Ketika kita sudah tidak berani bercita-cita, tidak berani untuk berambisi, hidup kita seperti robot. Tidak ada gairah untuk melakukan sesuatu. Jangan sampai anak-anak kita 'mati' saat hidup karena tidak memiliki cita-cita.
Aku ingin menambahkan dua hal penting untuk menggenapi keempat hal di atas : menghargai dan bertanggung jawab. Hasilnya adalah anak yang cerdas karakter dan punya sopan santun.
Tetapi, sebelum kita mengembangkan semua kecerdasan itu pada anak-anak kita, sudahkah kita mengembangkan dan menguasai hal-hal tersebut pada diri kita sendiri?
..
[catatan] diskusi bersama pak anies (1)
[catatan] diskusi bersama pak anies (3)


Komentar
Posting Komentar
tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..