seperti hujan.
seperti hujan dalam kepala. di mana titiktitik pikiran datang bertubitubi. pertamatama mereka membasahi lekuklekuk lemak otak, lalu menenggelamkannya hingga mereka kehabisan napas.
seperti hujan dalam relung rasa. di mana titiktitik emosi datang silih berganti hingga jenuh. seperti sesak yang belum juga lapang.
awan tergantung pada mendung, terkatungkatung oleh angin. selepas deras ia tak lagi kesepian, tak lagi kedinginan. karena ia sudah hilang.

Komentar
Posting Komentar
tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..