setetes nama.
::widyastri
malam memang pekat
tapi ia tidak buta
malam memang kelam
tapi bukan berarti ia tidak tahu
dalam kelam yang paling pekat ia tahu
ada setetes nama yang akan menjadi
setapak denyut telah meninggalkan jejak
pada pagi jejak menjadi embun
lalu menjelma menjadi asa pada terik
pada pagi tetes nama menjadi napas
berharap menjadi rindu pada senja
dalam hari ia berhitung
entah apakah berhenti pada bulan
atau musim
atau melebur menjadi abadi
dan doa terpanjat
pada hitungan yang sebanyak tetes hujan sore ini

Komentar
Posting Komentar
tinggalkan jejak dengan menuliskan opini..